Ahbabul Musthofa

Ahbabul Musthofa

Ahbabul Musthofa, untuk para penggemar sholawat pasti tidak asing lagi dengan majelis dzikir "Ahbabul Mushtofa". majelis ini salah satu dari beberapa majelis yang ada untuk mempermudah umat dalam memahami dan mentauladani Rosul SAW, berdiri sekitar Tahun 1998 di kota Solo, tepatnya Kampung Mertodranan, berawal dari majelis Rotibul Haddad dan Burdah serta maulid Simthut Duror Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf memulai langkahnya untuk mengajak ummat dan dirinya dalam membesarkan rasa cinta kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW .

Ahbabul Mushtofa
Ahbabul Mushtofa


Sampai sekarang, Habib Syech masih melantunkan syair-syair indah nan menggetarkan hati Sholawat Shimthud Durror di berbagai tempat, untuk di Jogja setiap malam Jumat Pahing di IAIN SUKA, Timoho.

Sholawat rutin yang dilakukan oleh Ahbabul Mushtofa :
setiap hari Rabu Malam dan Sabtu Malam Ba’da Isyak di Kediaman Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf .
Pengajian Rutin Selapanan Ahbabul Musthofa
– Sragen ( Malam Minggu Pahing ) di Masjid Assakinah, Puro Asri, Sragen.
– Jogja ( Malam Jum’at Pahing ) di Halaman PP. Minhajuttamyiz, Timoho, di belakang Kampus IAIN.
– Solo ( Malam Minggu Legi ) di Halaman Mesjid Agung Surakarta.
– Purwodadi ( Malam Sabtu Kliwon ) di Masjid Agung Baitul Makmur Purwodadi.
– Kudus ( Malam Rabu Pahing ) di Halaman Masjid Agung Kudus.
– Jepara ( Malam Sabtu Legi ) di Halaman Masjid Agung Jepara.


Tata Cara Menulis Artikel

Tata Cara Menulis Artikel

Artikel adalah karangan pendek,artikel birisi mulai dari 300 sampai 1.000 kata, yang membahas tema tertentu yang dimaksudkan untuk menyampaikan ide untuk kenyataan, baik berupa fakta, atau konsep tertentu.

Bagaimana cara menulis artikel yang baik? Hmm ... jawabannya tergantung pada jenis artikel. Dalam artikel ini saya akan membantu Anda menjelaskan bagaimana membuat segala macam artikel dan contoh.

menulis artikel
Menulis Artikel

Pengertian dari Artikel

Pengertian dari Artikel

Artikel
Memahami Artikel - Artikel yang ditulis oleh lengkap faktual dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dll) dan bertujuan untuk menyampaikan ide dan fakta-fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur. Sehingga Anda memahami lebih lanjut tentang artikel, di sini saya menyajikan salah satu artikel yang saya kutip dari Wikipedia atau Anda dapat melihat contoh dari artikel posting.

pengertian artikel
Artikel


Jenis-jenis berdasarkan pada siapa yang menulis dan fungsi atau kepentingan (Tartono 2005: 85-86). Berdasarkan penulis, ada artikel editor dan artikel umum. Artikel editorial yang ditulis oleh editor bekerja pada tema tertentu di bawah konten dari penerbit. Sementara artikel umum yang ditulis oleh publik. Sedangkan fungsi atau kepentingan, ada artikel dan artikel khusus link. Artikel khusus adalah nama lain untuk artikel editorial. Sedangka mensponsori artikel adalah artikel yang membahas atau memperkenalkan sesuatu.

Model yang paling nyaman adalah model penulisan populer. Posting populer biasanya menulis rumit ringan dan hiburan. Selain itu, bahasa yang digunakan juga cenderung bebas (perhatikan, misalnya, bahasa yang digunakan di majalah). Model adalah penulisan ilmiah yang paling sulit. Dari aspek bahasa, tentu saja, karya ilmiah mensayaratkan bahasa standar, ada satu model penulisan yang ada di tengah. Model ini dikenal sebagai penulisan ilmiah populer dan merupakan campuran populer dan ilmiah menulis. Sebaliknya, artikel ilmiah populer yang ditujukan kepada pembaca umum, dan kita perlu membedakan antara kosakata ilmiah dan populer. Kata populer adalah kata-kata yang akan digunakan dalam komunikasi Sahari-hari, sedangkan kata-kata yang sering digunakan oleh siswa, terutama dalam penulisan ilmiah, pertemuan resm peretmuan, diskusi khusus disebut kata ilmiah (Kepaf 2004: 105-106).

Artikel Definisi
Artikel Definisi

Langkah-langkah dalam menulis artikel
Prinsip paling dasar dari melakukan kegiatan menulis adalah untuk menentukan atau memastikan topik atau gagasan apa yang akan dibahas. Soesono pola budidaya Artikel (1982: 16-17) menjelaskan setidaknya beberapa pola yang dapat digunakan untuk menyajikan artikel. Pola ini untuk memecah topik yang berada dalam lingkup pembicaraan dalam subtopik / ligkupnya bagian sempit kemudian di analisa.Pola dan solusi: Pola ini pertama mengangkat isu yang dalam lingkup subjek yang diberikan jelas. Kemudian menganalisis pemecahan masalah yang ditangani.

Pola Kronologi: Pola ini menggambarkan topik di bawah urutan dan urutan peristiwa yang terjadi.

Opini Pola: Pola ini dapat digunakan jika penulis yang bersangkutan hendak mengungkapkan pendapatnya sendiri tentang topik yang dilakukan.

Pola yang paling sering di benchmarking gunkan untuk menyusun tulisan.

Menulis pengantar
Untuk pendahuluan, ada tujuh bentuk pendahuluan yang bisa digunakan (Soesono 1982: 42). Pengantar dalam bentuk ringkasan isi teks yang diusulkan secara garis besar

Pernyataan menonojol
Yang menggambarkan awal fakta, peristiwa, atau hal-hal untuk membuat pembaca ingin tahu / bergabung bersama untuk membayangkan sesuatu penilisan yang akan disajikan dalam artikel.

Pertanyaan
Untuk menunjukkan pangsa perpecahan ini menjadi beberapa bagian masing-masing di batas dengan subtitle-subtitle. Menutup tulisan

Dalam bagian artikel yang menentukan penutup. Pemeriksaan isi artikel

Untuk memastikan bahwa kami memproduksi kami menulis lebih baik, kita harus rajin memeriksa tulisan kita. Dapat pembaca mulai mengerti ide yang kita tuangkan? jika kita cenderung menulis serius, apakah ada kata-kata yang tidak tepat untuk mengatakan?

bagaimana sikap / tindakan terhadap kata-kata kesimpulan dibuat?

Jika kita memberikan respon "tidak" untuk setiap pertanyaan, maka kita perlu memeriksa / merevisi artikel dengan mengganti dan menulis bagian yang salah.
Tata Cara Sholat Jenazah

Tata Cara Sholat Jenazah

Assalamau'alaikum wr. wb..
Kali ini SANTRIREMBANG.COM akan berbagi sedikit ilmu mengenai Tata Cara Sholat Jenazah. ada yang tau nggak sih apa itu definis dari Sholat Jenazah ?
Sholat Jenazah adalah Sholat yang dikerjakan 4 kali takbir, dan 2 salam. dalam sholat jenazah tidak ada rakaatnya dan dilakukan dengan berdiri. hukum mengerjakan sholat jenazah adalah fardu kifayah ( yang berarti kewajiban yang ditujukan kepada orang banyak, tetapi bila sebagian sudah melaksanakan maka gugurlah kewajiban bagi yang lain).
ngomong ngomong tentang SHOLAT JENZAH kok serem banget, yah setiap manusia di dunia ini pasti akan meninggal dan kembali lagi pada sang pencipta nantinya.selain itu kewajiban seorang muslim terhadap jenazah ada 4 yaitu : Memandikan, Mengafani, Menyolatkan lalu Menguburkan. nah kali ini kita akan berbgai tentang Tata Cara Sholat Jenazah .

Sebelum menunaikan sholat jenazah tetunya ada persyaratanya, dan persyaratnya sebagai berikut :

  1. Menutup aurat
  2. suci dari hadats besar dan kecil, bersih badan, pakaian dan tempat dari najis
  3. menghadap kiblat
  4. Jenazah telah dimandikan dan dikafankan.
  5. Letak jenazah di sebelah kiblat orang yang men-sholatkan.
tata cara sholat jenazah
Tata Cara Sholat Jenzah
Setelah syarat syarat sholat jenazah terpenuhi, tentunya  harus melaksanakan rukun rukun sholat jenazah. berikut adalah rukun rukun dalam sholat jenazah
  1. Niat
    Setiap sholat dan ibadah lainnya harus didasari dengan niat, kalo tidak ada niat dianggap tidak sah, termasuk niat melakukan Sholat jenazah. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan melakukan shalat tertentu saat ini untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT.

    اُصَلِّي علي هذا الَميّتِ ِلله تعالي
    Lafadz : Ushallii 'alaa haadzal mayyiti lillaahi ta'aala
    Artinya : " saya berniat mensholatkan mayit ini karena Allah ta'ala "

    هذا الَميّتِ /haadzal mayyiti
    diganti dengan 
    هذه الَميّتِة /haadzihil mayyitati
    jika mayatnya perempuan

    " Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya" (HR. Muttafaq Alaihi)
  2. Berdiri bila mampu
    Shalat jenazah sah jika dilakukan dengan berdiri (seseorang mampu untuk berdiri dan gak ada uzurnya). Karena jika sambil duduk atau di atas kendaraan [hewan tunggangan], Shalat jenazah dianggap tidak sah.
  3. Takbir sebanyak 4 (empat) kali
    Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi ketika menyolatkan jenazah.
    Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali.
    (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952 dan Ahmad 3:355)
  4. Membaca Surat Al-Fatihah
    Lafadz dan arti Surat AL -Fatihah KLIK DISINI
  5. Membaca Sholawat kepada Rasulullah SAW

    أللهم صَلِّ علي محمد وعلي ألِ محمد كما صَلَيْتَ علي إبراهيم وعلي أل إبراهيم وبارِكْ علي محمد وعلي أل محمد كما باركت علي إبراهيم وعلي أل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد
    Lafadz : Allaahumma shalli 'alaa  muhammadin, wa 'alaa aali  muhammadin, kamaa shallaita 'alaa ibraahiima, wa 'alaa aali  ibraahiima. Wa baarik 'alaa muhammadin, wa 'alaa aali  muhammadin, kamaa baarakta 'alaa ibraahiima, wa 'alaa aali  ibraahiima.  Fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid.

    Artinya : " 
    Ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Berilah berkah kepada Muhammad dan keluarganya (termasuk anak dan istri atau umatnya), sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung "

  6. Doa untuk sang jenazah

    اللهم اغْفِرْ لَهُ وارْحَمهُ وعافِهِ واعفُ عنه وأَكْرِمْ نُزولَهُ ووسِّعْ مَدخلَهُ واغْسِلْهُ بِماءٍ وثَلْج وبَرَدٍ ونَقِهِ من الخَطايا كما يُنَقَي الثَوبُ الأَبْيَضُ مِنِ الدَنَسِ وأَبْدِلْهُ دارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وأَهْلًا خَيْراً من أهلِهِ وَزَوْجًا خَيْراً مِن زَوْجِهِ وَقِهِ فِتْنَةَ القَبْرِ وعَذَابَ النارِ
    Lafadz : 
    Allaahummaghfirlahu, warhamhu, wa 'aafihi, wa'fu 'anhu, wa akrim nuzuulahu, wa wassi' madkhalahu, waghsilhu bimaa-in watsaljin wabaradin, wanaqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanasi, wa abdilhu daaran khairan min daarihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zaujihi, waqihi fitnatal qabri wa 'adzaabannaar.

    Artinya : 
    " Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, maafkanlah dia,  ampunilah kesalahannya, muliakanlah kematiannya, lapangkanlah kuburannya, cucilah kesalahannya dengan air, es dan embun  sebagaimana mencuci pakaian putih dari kotoran, gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, gantilah keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, gantilah istrinya dengan isri yang lebih baik, hindarkanlah dari fitnah kubur dan siksa neraka "

  7. Doa setelah takbir ke emapat

    اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ
    Lafadz : Allaahumma laa tahrimnaa ajrahu, walaa taftinnaa ba'dah
    Artinya : " 
    Ya Allah, janganlah Engkau haramkan Kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya "

  8. Salam
    Setelah membaca doa takbir yang ke empat lalu membaca salam :

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Lafadz : Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuhAssalaamu 'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh
    Artinya : " 
    Keselamatan, rahmat Allah dan keberkahan-Nya semoga untuk kalian semua "

tatat cara sholat jenazah
Tata Cara Sholat Jenazah

Baca juga :

Demikian Artikel tentang tata cara sholat jenazah disertai bacaan doa dan arti artinya, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan barokah. amiin.



#Sumber : dari berbagai refrensi baik media cetak maupun elktronik
Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara putra-putri Alm.
Al-Habib Abdulkadir bin Abdurrahman Assegaf ( tokoh alim dan imam Masjid Jami’ Asegaf di Pasar Kliwon Solo), berawal dari pendidikan yang diberikan oleh guru besarnya yang sekaligus ayah handa tercinta, Habib Syech mendalami ajaran agama dan Ahlaq leluhurnya.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf
Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

Berlanjut sambung pendidikan tersebut oleh paman beliau Alm. Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf yang datang dari Hadramaout.

Habib Syech juga mendapat pendidikan, dukungan penuh dan perhatian dari Alm. Al-Imam, Al-Arifbillah, Al-Habib Muhammad Anis bin Alwiy Al-Habsyi (Imam Masjid Riyadh dan pemegang magom Al-Habsyi). Berkat segala bimbingan, nasehat, serta kesabaranya, Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf menapaki hari untuk senantiasa melakukan syiar cinta Rosul yang diawali dari Kota Solo.

Waktu demi waktu berjalan mengiringi syiar cinta Rosulnya, tanpa disadari banyak umat yang tertarik dan mengikuti majelisnya, hingga saat ini telah ada ribuan jama’ah yang tergabung dalam Ahbabul Musthofa. Mereka mengikuti dan mendalami tetang pentingnya Cinta kepada Rosul SAW dalam kehidupan ini.

Ahbabul Musthofa, adalah salah satu dari beberapa majelis yang ada untuk mempermudah umat dalam memahami dan mentauladani Rosul SAW, berdiri sekitar Tahun 1998 di kota Solo, tepatnya Kampung Mertodranan, berawal dari majelis Rotibul Haddad dan Burdah serta maulid Simthut Duror Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf memulai langkahnya untuk mengajak ummat dan dirinya dalam membesarkan rasa cinta kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW .

Sampai sekarang, Habib Syech masih melantunkan syair-syair indah nan menggetarkan hati Sholawat Shimthud Durror di berbagai tempat, untuk di Jogja setiap malam Jumat Pahing di IAIN SUKA, Timoho.

Sholawat rutin :
setiap hari Rabu Malam dan Sabtu Malam Ba’da Isyak di Kediaman Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf .
Pengajian Rutin Selapanan Ahbabul Musthofa
– Purwodadi ( Malam Sabtu Kliwon ) di Masjid Agung Baitul Makmur Purwodadi.
– Kudus ( Malam Rabu Pahing ) di Halaman Masjid Agung Kudus.
– Jepara ( Malam Sabtu Legi ) di Halaman Masjid Agung Jepara .
– Sragen ( Malam Minggu Pahing ) di Masjid Assakinah, Puro Asri, Sragen.
– Jogja ( Malam Jum’at Pahing ) di Halaman PP. Minhajuttamyiz, Timoho, di belakang Kampus IAIN.
– Solo ( Malam Minggu Legi ) di Halaman Mesjid Agung Surakarta.

Jangan hanya main band meniru dan mengidolakan gaya orang-orang kafir, tapi Nabi sendiri tidak pernah ditiru dan dipuji puji! Sudah saatnya bersholawat, menjunjung, memuji dan meniru Nabi Muhammad SAW agar memperoleh syafaatnya dan beliau mengakui kita sebagai umatnya, karena percuma saja kita yg mengaku ngaku umatnya, tapi tidak pernah bersholawat.